SELAMAT DATANG DI WEBSITE PUTRA ADMAJA.BLOGSPOT.COM Macam Macam Tipe jenis Model Pembelajaran di Sekolah: Keanekaragaman Hayati tingkat ekosistem

Keanekaragaman Hayati tingkat ekosistem

Keanekaragaman Hayati tingkat ekosistem




Keanekaragaman Hayati Tingkat EkosistemDi lingkungan manapun Anda di muka bumi ini, maka Anda akan menemukan makhluk hidup lain selain Anda. Semua makhluk hidup berinteraksi atau berhubungan erat dengan lingkungan tempat hidupnya.
Lingkungan hidup meliputi komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik meliputi berbagai jenis makhluk hidup mulai yang bersel satu (uni seluler) sampai makhluk hidup bersel banyak (multi seluler) yang dapat dilihat langsung oleh kita. Komponen abiotik meliputi iklim, cahaya, batuan, air, tanah, dan kelembaban. Ini semua disebut faktor fisik. Selain faktor fisik, ada faktor kimia, seperti salinitas (kadar garam), tingkat keasaman, dan kandungan mineral.

Baik komponen biotik maupun komponen abiotik sangat beragam atau bervariasi. Oleh karena itu, ekosistem yang merupakan interaksi antara komponen biotik dengan komponen abiotik pun bervariasi pula.
Di dalam ekosistem, seluruh makhluk hidup yang terdapat di dalamnya selalu melakukan hubungan timbal balik, baik antar makhluk hidup maupun makhluk hidup dengan lingkungnnya atau komponen abiotiknya. Hubungan timbal balik ini menimbulkan keserasian hidup di dalam suatu ekosistem. Apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman tingkat ekosistem? Perbedaan letak geografis antara lain merupakan faktor yang menimbulkan berbagai bentuk ekosistem.

Perbedaan letak geografis menyebabkan perbedaan iklim. Perbedaan iklim menyebabkan terjadinya perbedaan temperature, curah hujan, intensitas cahaya matahari, dan lamanya penyinaran. Keadaan ini akan berpengaruh terhadap jenis-jenis flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang menempati suatu daerah.
Di daerah dingin terdapat bioma Tundra. Di tempat ini tidak ada pohon, yang tumbuh hanya jenis lumut. Hewan yang dapat hidup, antara lain rusa kutub dan beruang kutub. Di daerah beriklim sedang terdpat bioma Taiga. Jenis tumbuhan yang paling sesuai untuk daerah ini adalah tumbuhan conifer, dan fauna/hewannya antara lain anjing hutan, dan rusa kutub.
Pada iklim tropis terdapat hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis memiliki flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang sangat kaya dan beraneka ragam. Keanekaragaman jenis-jenis flora dan fauna yang menempati suatu daerah akan membentuk ekosistem yang berbeda. Maka terbentuklah keanekaragaman tingkat ekosistem.

Totalitas variasi gen, jenis dan ekosistem menunjukkan terdapat pelbagai variasi bentuk, penampakan, frekwensi, ukuran dan sifat lainnya pada tingkat yang berbeda-beda merupakan keanekaragaman hayati.
Keanekaragaman hayati berkembang dari keanekaragaman tingkat gen, keanekaragaman tingkat jenis dan keanekaragaman tingkat ekosistem. Keanekaragaman hayati perlu dilestarikan karena didalamnya terdapat sejumlah spesies asli sebagai bahan mentah perakitan varietas-varietas unggul. Kelestarian keanekaragaman hayati pada suatu ekosistem akan terganggu bila ada komponen-komponennya yang mengalami gangguan.
Gangguan-gangguan terhadap komponen-komponen ekosistem tersebut dapat menimbulkan perubahan pada tatanan ekosistemnya. Besar atau kecilnya gangguan terhadap ekosistem dapat merubah wujud ekosistem secara perlahan-lahan atau secara cepat pula. Contoh-contoh gangguan ekosistem , antara lain penebangan pohon di hutan-hutan secara liar dan perburuan hewan secara liar dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Gangguan tersebut secara perlahan-lahan dapat merubah ekosistem sekaligus mempengaruhi keanekaragaman tingkat ekosistem. Bencana tanah longsor atau letusan gunung berapi, bahkan dapat memusnahkan ekosistem. Tentu juga akan memusnahkan keanekaragaman tingkat ekosistem. Demikian halnya dengan bencana tsunami.




Keanekaragaman ekosistem dapat terjadi karena perbedaan letak geografis. Perbedaan letak geografis antara lain merupakan faktor yang menimbulkan berbagai bentuk ekosistem.
Perbedaan letak geografis menyebabkan perbedaan iklim. Perbedaan iklim menyebabkan terjadinya perbedaan temperatur, curah hujan, intensitas cahaya matahari, dan lamanya penyinaran. Keadaan ini akan berpengaruh terhadap jenis-jenis flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang menempati suatu daerah. Di daerah dingin terdapat bioma Tundra. Di tempat ini tidak ada pohon, yang tumbuh hanya jenis lumut. Hewan yang dapat hidup, antara lain rusa kutub dan beruang kutub. Di daerah beriklim sedang terdapat bioma Taiga. Jenis tumbuhan yang paling sesuai untuk daerah ini adalah tumbuhan conifer, dan fauna/hewannya antara lain anjing hutan, dan rusa kutub. Pada iklim tropis terdapat hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis memiliki flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang sangat kaya dan beraneka ragam. Keanekaragaman jenis-jenis flora dan fauna yang menempati suatu daerah akan membentuk ekosistem yang berbeda. Maka terbentuklah keanekaragaman tingkat ekosistem.


I. KOMPONEN EKOSISTEM
Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup  dengan komponen abiotiknya dalam satu kesatuan tempat hidup. Jadi komponen ekosistem ada dua,  yaitu komponen biotik (makhluk hidup) dan komponen abiotik (benda tak hidup).
Komponen biotik ekosistem terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme. Berdasarkan fungsinya dalam ekosistem, komponen biotik ini dibedakan menjadi  :
PRODUSEN, merupakan sekelompok organisme yang dapat membuat makanan sendiri. Contohnya adalah tumbuhan hijau  yang dapat menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis.
KONSUMEN,  merupakan organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri sehingga tergantung pada organisme lain. Konsumen dibedakan menjadi
-          Konsumen tingkat I, yaitu organisme yang memakan produsen.
-          Konsumen tingkat II, yaitu organisme yang memakan konsumen tingkat I.
-          Konsumen tingkat III, yaitu organisme yang memakan konsumen tingkat II dan seterusnya.
Berdasarkan jenis makanannya, konsumen dibedakan  menjadi :
-          Herbivora (hewan pemakan tumbuhan)
-          Karnivora (hewan pemakan daging)
-          Omnivora (hewan pemakan segala)
PENGURAI  (DEKOMPOSER), merupakan makhluk hidup yang menguraikan  zat-zat organic pada sampah atau makhluk hidup lain yang telah mati.
Komponen abiotic terdiri dari semua benda tak hidup  yang berada di sekitar makhluk hidup.  Contohnya : air,  tanah, udara, cahaya matahari, suhu dan kelembaban.

II. SATUAN-SATUAN EKOSISTEM
Ekosistem tersusun atas satuan makhluk hidup, yaitu :
INDIVIDU,  yaitu makhluk hidup tunggal. Contohnya seekor kucing, seekor ayam dan sebatang pohon manga.
POPULASI, yaitu sekelompok individu sejenis yang menempati daerah tertentu. Contohnya populasi ikan gurami di kolam, populasi bunga mawar di kebun bunga,  dan populasi  orang utan di hutan.
KOMUNITAS, yaitu seluruh populasi makhluk hidup yang hidup di suatu daerah tertentu. Contohnya  komunitas terumbu karang di laut.
III. HUBUNGAN ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM
Di dalam ekosistem terjadi hubungan  saling ketergantungan antar komponennya. Hubungan saling ketergantungan tersebut terjadi antara :
  1. 1.      Komponen biotik dengan komponen abiotic, misalnya kandungan nutrisi tanah akan berpengaruh terhadap tumbuhan yang ditanam di tanah tersebut. Tumbuhan dapat hidup apabila  tanahnya mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tumbuhan.
  2. 2.      Komponen biotik dengan komponen biotik lainnya (produsen, konsumen dan pengurai), misalnya terjadinya peristiwa makan dan dimakan pada rantai makanan. Kumpulan  beberapa rantai makanan akan membentuk jaring-jaring makanan. Pada rantai makanan juga terjadi  perpindahan energi dari makhluk hidup yang satu  ke makhluk hidup yang lain.
Keterangan tentang rantai makanan, jarring-jaring makanan dan perpindahan energy.
Rantai makanan adalah peristiwa  makan dan dimakan dalam suatu ekosistem  dengan urutan tertentu.
Contoh rantai makanan :
…………………………………………………………………………………………………..
Jaring-jaring makanan adalah sekumpulan  rantai makanan yang saling berhubungan  dalam suatu ekosistem.
53-11-AntarcticFoodWeb-L..jaring2_makanan

Piramida makanan  adalah gambaran perbandingan  antara produsen, konsumen I, konsumen II dan seterusnya  yang semakin ke puncak biomassanya  semakin kecil.

Arus energy adalah perpindahan energy dari sinar matahari lalu ke produsen,  ke konsumen tingkat I, ke konsumen tingkat II dan seterusnya sampai pengurai.

Siklus materi adalah perpindahan zat atau unsur dari  tempat satu ke tempat lainnya, yang akhirnya kembali ke tempat zat itu berasal. Contohnya siklus air, siklus Nitrogen , siklus Oksigen dan Karbondioksuda 

IV. MACAM-MACAM EKOSISTEM
Macam-macam ekosistem berdasarkan proses terbentuknya :
  1. a.      Ekosistem alami yaitu  ekosistem yang terbentuk secara alami  tanpa campur tangan manusia. Contoh : ekosistem hutan tropis
  2. b.      Ekosistem buatan yaitu ekositem yang sengaja dibuat oleh manusia. Contoh : ekosistem sawah
Macam-macam ekosistem berdasarkan habitatnya :
  1. a.      Ekosistem darat atau terrestrial
  2. b.      Ekosistem perairan atau aquatic
Macam-macam ekosistem perairan berdasarkan kadar garamnya dibedakan menjadi :
  1. a.      Ekosistem air tawar,  yaitu yang memiliki  kadar garam rendah.
  2. b.      Ekosistem marine, yaitu yang memiliki kadar garam tinggi.
  3. c.       Ekosistem estuarine, yaitu yang terbentuk karena bercampurnya  air laut dengan air tawar.
V. POLA INTERAKSI ORGANISME
Simbiosis adalah  pola hidup antar dua makhluk hidup  dalam suatu ekosistem yang dapat terjadi interaksi.  Jadi sismbiosis juga berarti  suatu kehidupan bersama  antara dua organisme  dari jenis yang berbeda.
  1. a.      Simbiosis mutualisme : terjadi bila dua jenis makhluk hidup berinteraksi yang saling menguntungkan.
Contoh :
-          Bunga dan lebah
-          Lichenes (lumut kerak) : hidup bersama antara ganggang dan jamur
-          Bakteri Escherichia coli di usus besar manusia
800px-Clown_fish_swimming
  1. b.      Simbiosis parasitisme : pola interaksi dari dua makhluk hidup, yang satu mendapat keuntungan, sedang yang lain mendapat kerugian.
Contoh :
-          Benalu pada tumbuhan inangnya
-          Nyamuk dan manusia
-          Cacing pita pada manusia
  1. c.       Simbiosis komensalisme : terjadi bila dua jenis makhluk hidup, salah satunya  memperoleh keuntungan dan yang lain tidak merugi tetapi juga tidak untung.
Contoh :
-          Ikan remora dan ikan hiu
-          Anggrek dengan pohon yang ditumpanginya
LATIHAN
  1. 1.      Kumpulan makhluk hidup sejenis pada tempat dan waktu tertentu disebut …..
  2. 2.      Kelompok kerbau dan kambing pada lapangan rumput merupakan suatu….
  3. 3.      Segala sesuatu yang terdapat dimsekitar makhluk hidup  dan berpengaruh terhadap kehidupan makhluk hidup disebut ….
  4. 4.      Yang termasuk ekosistem alami, contohnya adalah ….
  5. 5.      Populasi ikan gurami dan populasi ganggang merupakan penyusun komunitas….
  6. 6.      Jamur dan bakteri dapat menguraikan sisa-sisa maakhluk hidup yang telah mati sehingga disebut ….
  7. 7.      Tumbuhan hijau merupakan tumbuhan autotroph karena mampu ….
  8. 8.      Fitoplankton yang terdapat pada ekosistem sungai  berperan sebagai ….
  9. 9.      Urutan rantai makanan pada ekosistem air laut, contohnya adalah ….Perhatikan gambar pyramida makanan berikut   untuk menjawab soal nomor 10 dan 11
  10. 10.  Komponen yang menempati bagian 4 disebut ….
  11. 11.  Herbivora ditandai oleh bagian ….
  12. 12.  Bila tikus di sawah diburu hingga punah, maka yang terjadi adalah ….
  13. 13.  Pola interaksi organsme yang terdapat pada gambar di samping merupakan simbiosis….
  14. 14.  Bahan utama dalam proses fotosintesis adalah ………, …………, ………….
  15. 15.  Pada proses fotosintesis dihasilkan….
  16. 16.  Zat terlarut yang diperlukan fitoplankton untuk fotosintesis adalah ….
  17. 17.  Burung elang tergolong karnivora yang suka membunuh dan memakan hewan lain sehingga disebut ….
  18. 18.  Hewan yang membantu proses penyuburan tanah dengan cara membuat struktur tabah  menjadi berongga-rongga  adalah ….
  19. 19.  Ekosistem waduk tergolong ekosistem ….
  20. 20.  Rumput-rumputan  dapat menghasilkan makanannya sendiri  sehingga disebut ….
  21. 21.  Jamur berperan penting [ada ekosistem hutan, yaitu sebagai ….
  22. 22.  Tikus memakan padi dan ular memakan tikus. Dalam peristiwa ini terjadi proses perpindahan….
  23. 23.  Lebah mengisap madu yang dihasilkan bunga, sedangkan bunga mendapat keuntungan  dari lebah  karena telah  membantu perkembangbiaknannya. Pola interaksi organisme seperti ini disebut….
  24. 24.  Lichenes memiliki tubuh yang tersusun dari simbiosis antara ……… dan …….. Lichenes disebut juga ….
  25. 25.  Benalu mengambil sari-sari makanan dari tumbuhan yang ditumpanginya  sehingga disebut tumbuhan….
JAWABLAH SOAL BERIKUT DENGAN SINGKAT DAN JELAS
  1. 1.      Apakah  yang dimaksud dengan poplasi? Berilah contoh.
  2. 2.      Apakah perbedaan  antara komunitas dan ekosistem.
  3. 3.      Komponen biotic dapat mempengaruhi  perubahan pada komponen abiotic. Berikan contoh tentang hal tersebut.
  4. 4.      Apakah yang dimaksud dengan konsumen. Sebut dan jelaskan 3 macam konsumen
  5. 5.      Apakah yang dimaksud dengan antai makanan. Buatlah contohnya ( di air tawar)
  6. 6.      Apakah semua tumbuhan itu autotroph? Jelaskan.
  7. 7.      Jelaskan peranan cahaya matahari dalam ekosistem.
  8. 8.      Jelaskan singkat terjadinya siklus air (daur air)
  9. 9.      Apakah peranan bakteri dalam ekosistem?
  10. 10.  Buatlah dengan gambar /bagan dari sebuah jarring –jaring makanan di darat.
  11. 11.  Apakah perbedaan simbiosis mutialisme dan simbiosis komensalisme?
  12. 12.  Apakah perbedaan fitoplankton dan zooplankton.
  13. 13.  Apakah perbedaan antara ektoparasit dan endoparasit?
  14. 14.   Apakah yang dimaksud dengan piramida makanan
  15. 15.  Mengapa tumbuhan disebut organisme autotrof?



1 komentar:

  1. (y) cantik dan juga lengkap hanya saja kurang ada informasi yang saya cari mengenai hal yg bersangkutan....^_^

    BalasHapus